Kluster Khaya, Hunian Mewah Impian Berkonsep Hijau

Kluster Khaya, Hunian Mewah Impian Berkonsep Hijau

Pernah punya pengalaman buruk soal membeli rumah, bikin saya dan suami jadi hati-hati sekali kalau nanti mau membeli hunian lagi. Memang, kami punya impian pengen sekali upgrade tempat tinggal mengingat rumah kami yang sekarang tidak begitu besar dan lingkungannya jauh dari ideal. Kami tahu pengalaman kami yang minim sewaktu membeli rumah 7 tahun lalu, jadi pelajaran berharga banget.

Baca Juga:   #MarriedLifeSeries: Tinggal di Rumah Kontrakan Setelah Menikah

Dulu, beli rumah yang penting ‘ada’ dulu alias punya dulu. Ntar perkara gimana-gimananya, sambil jalan aja. Prinsip daripada ngasih makan orang (buat bayar kontrakan) mendingan buat nabung atau nyicil beli rumah walaupun kecil tapi punya sendiri ternyata belum tentu tepat. Kadang kala buru-buru beli rumah tanpa berpikir panjang, kita bisa terjebak pada:

  • Pengembang atau kontraktor yang nakal
  • Material yang kualitasnya buruk
  • Lingkungan yang tidak ideal apalagi jika memiliki anak kecil
  • Akses jalan yang susah dan rawan sengketa
  • Drainase atau saluran air yang buruk
  • Pemeliharaan fasilitas umum/sosial yang tidak maksimal

Semuanya pernah saya alami. Makanya saya jadi berhati-hati banget kalau mau beli hunian lagi. Pengennya punya rumah habis itu tinggal menikmati dan memeliharanya dengan baik. Nggak mikirin lagi masalah remeh-temeh yang yang harusnya sudah direncanakan dengan matang oleh pengembang.

Tapi memang saya akui banyak pengembang nakal atau nggak beres di masalah jual beli rumah ini. Umumnya adalah mereka yang baru atau perorangan. Oleh karena itu, kalau mau beli rumah selain lokasi, harga, bangunan, dan lingkungannya, lihat dulu siapa pengembangnya dan bagaimana sepak terjangnya.

Agung Podomoro Land, Terus Membangun saat Pandemi

Salah satu pengembang yang sudah terkenal dan puluhan tahun membangun negeri, kita nggak bisa tutup mata kalau menyebut Agung Podomoro Land (APL). Agung Podomoro Land sudah membangun dari hunian, hotel, hingga apartemen di banyak daerah di Indonesia mulai dari Jakarta hingga Kalimantan Timur (Balikpapan dan Samarinda).

Pandemi yang menyebabkan banyak industri ambruk juga berdampak pada Agung Podomoro Land. Walaupun begitu, selama 2 tahun ini Agung Podomoro Land tetap membangun. Marketing Director PT Agung Podomoro Land Tbk. Agung Wirajaya menyatakan ketika banyak pengembang memilih ‘rehat’ sejenak akibat pandemi, APL mengambil kesempatan ini. Apalagi minat masyarakat terhadap perumahan di Indonesia masih tinggi, mencapai 13 juta.

Pandemi juga mengubah mindset masyarakat mencari hunian yaitu hunian yang sehat. Selain itu, properti juga masih menjadi investasi yang menggiurkan karena nilainya terus bertambah seiring pertambahan tahun. Beberapa kriteria hunian pun menjadi berubah, antara lain: hunian dengan ruang terbuka, sirkulasi udara yang baik, hingga natural lighting yang bisa diterima di setiap ruang. Inilah yang coba diaplikasikan APL di hunian-hunian terbaru yang dibangunnya.

Karena riset yang mendalam soal kriteria hunian, terobosan baru dalam sistem penjualan, serta market yang coba dipahami sebaik mungkin maka saat pandemi masih bergulir pun APL tetap bisa membangun properti seperti Kota Podomoro Tenjo, Podomoro Park Bandung, Podomoro City Deli Medan, Pakubuwono Spring, hingga Bukit Podomoro Jakarta.

Selain beberapa proyek properti di atas, ada pula peluncuran Kluster Khaya ini juga merupakan bagian dari optimisme Agung Podomoro dalam percepatan pembangunan proyek-proyek propertinya. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa Agung Podomoro memiliki resiliensi sekaligus kapabilitas yang mumpuni sebagai pengembang properti pemimpin pasar di Indonesia. 

Masih berlakunya sejumlah stimulus properti ditambah akselerasi pemulihan ekonomi yang diinisiasi oleh pemerintah terus mendorong APL dalam mempercepat pembangunan proyek properti prioritas, termasuk Kluster Khaya di Podomoro River View ini. Dengan tagline World Class Home Resorts, Kluster Khaya merupakan cluster paling elite di Podomoro Riverview.

Kluster Khaya, Hunian Elite Berkonsep Hijau

Untuk menjawab permintaan pasar atas rumah mewah dan bertipe besar, APL melalui Podomoro Riverview memperkenalkan cluster terbarunya yaitu Kluster Khaya. Kluster Khaya adalah cluster termewah dibandingkan cluster-cluster sebelumnya.

Mengusung tema World Class Home Resort, Assistant Vice President PT Agung Podomoro Land Tbk. Rubby I Widjaja mengatakan Kluster Khaya dibuat dengan melibatkan konsultan internasional baik itu untuk material atau fasilitas. Hal ini menyebabkan bagi siapa yang tinggal di Kluster Khaya akan merasakan suasana luxury, sophisticated, dan elegan.

Jasa konsultan tingkat dunia yang dilibatkan, antara lain:

  • Bennitt Design Group dari Amerika Serikat yang mendesain lanskap kawasan dengan konsep hijau baik itu dari gerbang masuk, pemilihan jenis tanaman, warna tanaman, hingga fungsinya.
  • Palmscape dan Avalon asal Singapura yang merancang The Private Club House, fasilitas yang dimiliki Kluster Khaya, Club house ini akan membawa kita seperti layaknya resort di Bali. Club house ini juga mengusung fasilitas bintang lima dengan infinity lagoon swimming pool, jacuzzi, private cinema, games room, lounge yang mewah, dan multifunction hall megah yang dapat dinikmati oleh penghuni cluster.


  • Benoy dari Singapore yang mendesain fasilitas Food & Beverage Riverside Area yang juga menambah nilai keunikan kuliner kawasan dan mensupport kebutuhan minuman dan makanan para penghuni sambil menikmati pemandangan sungai yang alami.

Dengan adanya berbagai fasilitas yang didesain oleh konsultan internasional ini membuat Kluster Khaya menjadi hunian paling mewah dan private dengan akses sangat prima. Kluster Khaya terletak paling dekat dengan exit tol Karanggan sehingga bisa memudahkan mobilitas penghuninya. Selain itu, Kluster Khaya terletak di kawasan yang jauh dari hiruk pikuk sehingga unsur kenyamanan dan ketenangan bisa didapat penghuninya.

Kluster Khaya, menurut Rubby, memiliki lingkungan dan atmosfer hunian yang baik yang merupakan suatu privilege tersendiri bagi mereka yang memang ingin menikmati ketenangan dan menambah investasi kesehatan.

Udara sejuk dan penghijauan yang banyak ini nggak lantas harus di dapat tempat terpencil di luar Jakarta. Nggak. Kayak Kluster Khaya ini yang letaknya ada di Podomoro Riverview yang notabene di daerah selatan Jakarta. Podomoro Riverview sendiri lokasinya tepat di depan exit tol Cimanggis.

Selain itu, fasilitas pendukung juga terdapat di sekeliling Kluster Khaya ini, antara lain:

  • Fasilitas pendidikan, terdapat 3 fasilitas pendidikan di sekitarnya antara lain: Sekolah Karakter, Universitas Gunadarma (kampus baru), dan Kolese Kanisus yang semuanya bekerja sama dengan APL dalam pembangunan.
  • Fasilitas komersial berupa pusat bisnis salah satunya IKEA yang akan membuat pick up point untuk kemudahan berbelanja penghuninya
  • Fasilitas charging electronic vehicle ke depannya guna mendukung mobil listrik bekerja sama dengan Hyundai
  • Fasilitas ibadah yaitu Masjid At-Thohir sebagai masjid terbesar dan termegah di Jabodetabek. Masjid berarsitektur ala Timur Tengah dengan banyak kubah ini baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 9 Maret 2022 dan kini menjelma sebagai destinasi religi Indonesia baru.

Sementara itu, Kluster Khaya didesain sebagai hunian tiga lantai dengan bangunan berukuran paling luas dibandingkan empat kluster sebelumnya yang telah diluncurkan Podomoro River View. Tiap unitnya dilengkapi dengan lantai vinyl sekaligus dua carport.

Khusus untuk para pembeli yang membeli pada tanggal 26-27 Maret 2022, setiap pembelian akan mendapatkan free logam mulia tanpa diundi. Selain itu, pembeli juga akan diberikan harga perdana yang kemudian didiskon lagi 5% senilai s.d Rp 300.000.000. Calon pembeli juga akan diberi kemudahan kredit pembayaran dengan DP 0% sehingga pembeli hanya langsung membayar cicilan. Sementara itu, untuk grand prize tersedia mobil listrik.

Investasi Properti di Masa Pandemi, Masihkan Menggiurkan?

Masa pandemi yang serbatidak pasti ini membuat banyak hal menjadi tidak tentu termasuk soal investasi. Ingat kan, emas saja yang katanya akan selalu naik harganya, sempat turun saat pandemi setelah naik drastis di atas angka Rp 1 juta.

Baca Juga:   #CeritaIbu: Menciptakan Rumah Nyaman bagi Anak saat Social Distancing

Lalu bagaimana dengan properti?

Presiden Direktur Era Indonesia Darmadi Darmawangsa menjelaskan dengan adanya pandemi, inflasi yang terjaga, uang di bank yang menumpuk banyak, sehingga suku bunga KPR menurun, saat ini justru saat terbaik untuk memiliki investasi berupa properti.

Saat ini pasar properti nasional mencatat hal yang menarik dengan pertumbuhan tinggi segmen hunian mewah dan besar. Dari catatan Bank Indonesia rumah tipe besar tumbuh sangat signifikan sejak kuartal III-2020, puncaknya pada kuartal III-2021 dengan pertumbuhan penjualan mencapai 45,57%.

“Stimulus properti dari pemerintah seperti DP 0%, dan relaksasi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sejak tahun lalu relatif cepat dimanfaatkan oleh masyarakat menengah atas dan bertahap ke seluruh level masyarakat. Ini yang membuat permintaan rumah mewah dan besar  mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan,” jelas Darmadi.

Puncaknya, booming harga properti diperkirakan akan terjadi setelah Lebaran tahun 2022. Apalagi harga batubara trennya terus naik. Namun, yang perlu diwaspadai adalah USA sebagai negara adidaya akan menaikkan suku bunga sebesar 7x yang tentunya akan diikuti oleh banyak negara termasuk Indonesia. Oleh karena itu, pembelian properti saat ini bisa dibilang akan ‘menyelamatkan’ seseorang dari kenaikan harga properti di masa mendatang.

Analisis ini didapat dengan melihat tren harga properti di tahun 2011-2013 yang naik sangat cepat. Jadi, masih sangat menggiurkan cuan yang didapat dari kenaikan harga properti asalkan jangan terlalu lama untuk membelinya sampai akhirnya harga keburu naik.

Namun, investasi properti juga memiliki risiko apabila:

  • Beli di lokasi yang salah dan tidak berkembang
  • Beli pada waktu yang salah pada saat harganya tinggi
  • Beli pada developer yang salah atau nakal apalagi jika setelah hunian jadi developer lepas tangan

Jadi, properti masih sangat berpotensi jadi investasi yang cuan selama memang kualitasnya bagus baik itu dari segi lokasi hingga fasilitas pendukungnya.

So, buat kalian yang memimpikan punya hunian mewah dengan fasilitas bintang lima di selatan Jakarta, Kluster Khaya bisa jadi kandidat rekomendasi yang patut dipertimbangkan. Bismillah ya, doain saya juga biar bisa beli hunian mewah ini agar saya juga dapat menikmati hunian nyaman yang dikelilingi suasana kehijauan.

 

0 Comments
Previous Post
Next Post