Review Skin to Skin with Ussy Pratama: Parfum Intim yang Wanginya Nempel di Kulit & Ingatan

Review Skin to Skin with Ussy Pratama: Parfum Intim yang Wanginya Nempel di Kulit & Ingatan

Sejak melahirkan anak yang kedua, hampir seluruh hidup saya adalah di rumah saja. Tapi, walaupun di rumah saja, saya tetap harus menjaga mood agar semuanya berjalan dengan teratur. Apalagi saya masih menyusui, rusak mood sedikit aja bisa mengakibatkan ASI seret. Salah satu hal yang bikin mood naik dan tetap baik adalah badan yang wangi dan penampilan rapi yang ternyata setelah jadi ibu beranak dua, 2 hal itu adalah sesuatu yang mewah.

Beberapa hal yang saya lakukan agar jadi ibu menyusui tetap wangi di tengah gempuran mengASIhi yang kadang bau keringat campur ASI adalah mandi teratur 2x sehari, rajin pakai body lotion, dan menyemprotkan parfum. Tiga hal sederhana ini beneran bikin mood naik. Bahkan, sebelum tidur pun saya tetap rutin lakukan 3 hal ini. Jadi, walaupun pakai piyama atau dasteran di rumah saya tetap percaya diri karena bersih dan wangi. Dengan begini, suami pun betah di rumah dan anak-anak suka banget ndusel-ndusel ke badan saya karena ibunya wangi.

Baca Juga:   Tips Percaya Diri ala Ibu Rumah Tangga dengan ONE

Khusus menggunakan parfum, saya suka banget parfum dengan aroma yang lembut digunakan saat tidur. Sedangkan untuk beraktivitas di siang hari, saya suka aroma yang segar yang bisa membangkitkan semangat serta mengundang orang lain untuk menengok kala menghirup aromanya. Dan ternyata dua kombinasi ini bisa didapatkan dalam parfum terbaru keluaran artis Ussy Pratama, Skin to Skin.

Skin to Skin with Ussy Pratama adalah definisi parfum yang pelan-pelan bikin orang ingin lebih dekat. Parfum terbaru dari Ussy Sulistiawaty ini bukan cuma soal wangi, tapi tentang kedekatan. Terinspirasi dari jejak halus yang tertinggal di kulit dan dalam ingatan, Skin to Skin adalah parfum yang terasa personal, hangat, dan sangat “skin-close”.

Skin to Skin Lebih dari Sekadar Parfum, tapi Tentang Koneksi

Setelah kesuksesan luar biasa dari In Bed (2021), In Love (2023), dan In Extase (2024), aktris, pengusaha, sekaligus pecinta parfum ternama Indonesia Ussy Sulistiawaty mempersembahkan
karya terbarunya yang paling personal — “Skin to Skin with Ussy Pratama.”

Baca Juga:   Review Dissy Bling Skincare Whitening Series, Beneran Bikin Glowing?

Dalam press release resminya, Ussy menggambarkan Skin to Skin sebagai ekspresi intim—aroma yang tidak berisik, tapi punya daya tarik yang kuat dan bertahan lama setelah momennya berlalu. Dan jujur, setelah dicoba, konsep itu kerasa banget. Ini tipe parfum yang wanginya nggak langsung “wah”, tapi bikin nyaman. Kayak pelukan lama atau sentuhan ringan yang bikin merinding pelan-pelan. Uuuwww, ‘mengerikan’ banget ini parfum kalau sering-sering dipakai di depan suami.

Aroma & Komposisi

Tiga kata yang bisa saya ungkapkan untuk mengekspresikan parfum ini adalah: lembut, feminin, dan dewasa. Nggak salah memang karena parfum ini diracik khusus oleh beberapa Master Perfumer dari Eropa yang sudah ahli di bidangnya. Nggak heran kalau salah satu kekuatan Skin to Skin ada di racikan aromanya yang terasa matang dan elegan. Semuanya ini berkat komposisi parfumnya yang memang menggabungkan beberapa bahan alami, antara lain:

Top Notes
Ylang ylang, bergamot, dan orange blossom membuka aroma dengan kesan fresh, bersih, dan feminin.

Heart Notes
Masuk ke white floral—tuberose, jasmine, dan lily of the valley. Wanginya classy, lembut, sensual, tapi nggak terlalu “nyeruduk”.

Base Notes
Patchouli, amber, dan cedarwood jadi penutup yang hangat dan skin-like. Di fase ini, parfumnya terasa paling cantik dan intim—kayak wangi alami kulit yang bersih dan hangat.

White floral di parfum ini bukan yang menusuk atau terlalu manis. Justru terasa halus dan sophisticated.

Kualitas & Proses Pembuatan

Skin to Skin with Ussy Pratama diracik di Eropa bersama master perfumer dari berbagai negara untuk mendapatkan kualitas parfum yang bagus dan aroma yang benar-benar diinginkan. Prosesnya ini melibatkan diskusi panjang soal emosi, karakter, dan detail aroma. Dan setelah akhirnya tercipta hasil akhirnya berupa Skin to Skin, semua diskusi panjang dan trial eror itu jadi terasa.

Nggak heran sih kalau Ussy begitu idealis soal parfumnya kali ini. Karena selain ia juga penggemar parfum yang sudah punya koleksi banyak dari usianya muda, Skin to Skin juga merupakan brand ke sekian yang dikeluarkannya setelah pendahulunya yang berhasil masuk dalam pasar parfum lokal Indonesia. Brand Ussy Pratama sendiri kini sudah dikenal sebagai rumah parfum dengan standar tinggi: elegan, tahan lama, dan punya kedalaman emosional. Ini bukan sekadar parfum selebriti, tapi benar-benar fine fragrance. Oleh karena itu, khusus untuk Skin to Skin ini, Ussy ingin masuk dalam jajaran luxury perfume brand di Indonesia.

Review Pemakaian Skin to Skin

Wanginya yang lembut tapi berkarakter, saya merekomendasikan Skin to Skin untuk dipakai daily wear baik itu kerja, meeting, brunch, ketemuan sama teman, atau ya di rumah saja buat IRT yang pengen tetap tampil bersih dan wangi kayak saya.

Saya sempat mencoba untuk memakainya di siang dan malam hari, dan surprisingly ternyata Skin to Skin sangat recommended untuk dipakai di siang hari. Bahkan, untuk pemakaian malam juga masih masuk. Wanginya nggak overpower, tapi justru bikin orang penasaran dan tetap melekat di ingatan. Well, padahal biasanya parfum beraroma lembut gampang ‘terlupakan’, tapi nggak untuk Skin to Skin.

Untuk parfum dengan karakter lembut, ketahanannya surprisingly good. Saya coba semprotkan di baju, wuaah buat dipakai tidur bahkan sudah dicuci pun residu wanginya masih tercium di serat kain. Sementara pas saya coba di kulit, wanginya bertahan beberapa jam dengan dry down yang tetap cantik dan konsisten.

Last but not least, kesan yang paling saya suka adalah wanginya nggak berubah aneh di akhir apalagi setelah tercampur dengan keringat. Aroma Skin to Skin justru makin lama makin terasa hangat dan personal.

So, Skin to Skin with Ussy Pratama adalah parfum untuk kamu yang percaya bahwa kedekatan itu kuat. Lembut, elegan, dan emosional—ini wangi yang bukan cuma bikin harum, tapi bikin diingat. Walaupun kalian adalah IRT yang hanya ada di rumah, parfum ini bisa banget dipakai untuk sehari-hari sebagai lambang kelembutan, elegan, kenyamanan, dan bisa membangun kedekatan dengan keluarga. Seperti halnya definisi harfiah Skin to Skin yang akan membangun bonding lebih kuat.

Kalau kamu lagi cari parfum yang terasa mahal, dewasa, dan intimate tanpa harus berisik, Skin to Skin layak banget masuk wishlist.

 

0 Comments
Previous Post