Jangan geer kalau ada yang bilang kayak gini ke kamu. ´Pujian´ kayak gini tuh populer di masa sekolah saya dan ini tuh buat bully-an secara halus. Kok bisa?
Sejak awal tahun ini saya mulai serius buat program kenaikan berat badan anak, satu hal yang mulai melekat pada kehidupan keluarga kami adalah susu. Awalnya, saya bahkan sempat clueless soal susu tambahan setelah menyapih ini. Soal porsi dan frekuensinya, saya hanya menuruti feeling dan ternyata hitungan saya dan suami salah. Efeknya BB Aqsa sempat seret berbulan-bulan.
Apa sih yang ada di bayanganmu ketika mendengar kanker? Kemoterapi, tumor, rambut rontok, badan kurus, sakit, lelah, atau biaya pengobatannya? Belum lagi risiko kematiannya yang tinggi. Nggak heran kalau hingga saat ini, kanker masih semenakutkan itu bagi orang-orang.
Saat saya memutuskan pulang kampung, awal Juni 2021 lalu, vaksinasi masih belum sebanyak sekarang. Stok vaksin masih digunakan untuk kalangan tertentu dan lansia. Sebagai ibu rumah tangga yang nggak punya urgensi khusus dalam masalah pekerjaan, saya mengira bahwa saya masuk daftar terakhir kelompok yang divaksinasi. Apalagi saat itu saya baru selesai sakit dan fisik belum pulih 100%.
Pandemi entah kapan berakhir. Walaupun angka covid (alhamdulillahnya) terus menurun setelah terpaan gelombang 2, kita juga nggak boleh lengah. Nggak boleh lengah sama covid-nya, juga dengan penyakit lain yang bisa saja menyerang kita sewaktu-waktu.