*Disclaimer: review ini bernilai sangat subjektif dan mengandung spoiler
“Jangan lupa bawa tisu dulu kalau mau nonton Critical Eleven,” kata saya sambil memasukkan tisu ke dalam tas pada suami sesaat sebelum berangkat nonton ke bioskop.
*Disclaimer: review ini bernilai sangat subjektif dan mengandung spoiler
“Jangan lupa bawa tisu dulu kalau mau nonton Critical Eleven,” kata saya sambil memasukkan tisu ke dalam tas pada suami sesaat sebelum berangkat nonton ke bioskop.
“Mukamu kayak peyek kacang,” begitu kata seorang teman dulu.
Kamu tahu nggak rempeyek kacang? Itu lho makanan seperti keripik bentuknya bundar dengan toping kacang bulat menyembul di atasnya. Makanan yang sering disebut orang peyek kacang itu enak plus gurih. Tapi, dibilang punya wajah seperti rempeyek kacang itu menyakitkan, Sist!
“Aku mungkin ngga bisa ngerasain gimana sakitnya, tapi kamu harus kuat.”
Dia menggenggam erat tanganku. Menguatkan aku di tengah rasa sakit fisik akibat obat induksi yang dimasukkan beberapa jam yang lalu dan rasa nyeri di dalam hati karena harus merelakan anak yang sudah puluhan minggu ada di dalam rahim diambil kembali oleh Sang Pemilik Hidup. Ya, dia menguatkanku. Dia yang selalu menggenggam erat tanganku. Mengusap punggungku ketika rasa sakit menyerang dengan hebatnya.
Kaum millenials yang hidup dekat dengan teknologi konon jadi jarang gerak karena semua termudahkan dengan teknologi. Mau makan tinggal pesan, mau belanja tinggal buka aplikasi belanja, sampai pada perkara jalan matiin lampu saja tinggal tepukin tangan. Semuanya dibuat mudah tapi ada efek samping yang mungkin harus ditanggung yaitu fisik kita jadi kurang gerak.
Jangan kira, jadi blogger atau freelancer yang kerjanya di rumah itu punya waktu istirahat yang banyak. Iya, kadang. Namun, nggak jarang juga malah waktu istirahatnya terlalu sedikit. Alasan banyak deadline atau hutang pekerjaan selalu menghantui. Waktu istirahat pun dikorbankan. Belum lagi mengerjakan pekerjaan rumah yang ada di depan mata. Kalau hal ini berlangsung dalam rentang waktu yang lama, nggak dipungkiri memang kalau lama-kelamaan badan melemah dan jadi banyak keluhan.