Neuva Ice, AC Hemat Energi Terbaru dari Polytron

Sebagai negara tropis yang memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan, keberadaan air conditioner (AC) menjadi bagian tak terpisahkan di rumah. AC menjadi salah satu kebutuhan rumah tangga. Apalagi ketika musim kemarau dan suhu udara begitu panas. Sayangnya, selama ini ada saja orang yang masih salah kaprah dalam membeli AC. Alih-alih membeli AC yang low watt supaya hemat energi, ternyata hasilnya justru menyulitkan.

Melihat kondisi tersebut, Polytron sebagai produsen lokal barang elektronik dan alat rumah tangga terbesar di Indonesia menciptakan AC yang cepat dingin dan hemat konsumsi listriknya. Apalagi setiap tahun selalu ada peningkatan permintaan AC, khususnya di daerah Jabodetabek yang memang memiliki udara yang cukup panas. Keberadaan AC sudah menjadi fasilitas yang melengkapi hidup masyarakatnya.

Bertempat di Djakarta Theatre pada 1 Maret 2016, Polytron mengundang pihak media, para penjual, serta kami para blogger untuk meluncurkan produk terbaru AC yang diberi nama Polytron Neuva Ice. Tidak hanya meluncurkan Neuva Ice, Polytron juga memperlihatkan pada kami performa Neuva Ice. Apalagi pihak Polytron menyediakan semacam kotak fastest cooling demo, yang berguna membandingkan secara langsung kinerja Polytron Neuva Ice dengan AC merek lain.

Acara yang dibuka oleh penampilan duo pemusik perkusi, turut menyemarakan suasana siang itu. Setelah itu, sambutan dari pihak Polytron yang diwakili oleh Bapak Tekno Wibowo semakin membuat saya penasaran untuk melihat lebih jauh seperti apa AC yang digadang-gadang hemat energi ini.

Selanjutnya, Pak Albert Fleming selaku Product Manager untuk lini Home Appliances pun menjelaskan lebih lanjut tentang Polytron Neuva Ice ini. Albert, begitu beliau disapa menyatakan walau lambat namun pasti Polytron tiap tahun mengalami kenaikan dan ini tentunya harus diimbangi dengan pelayanan dan produk yang prima. Polytron Neuva Ice ini adalah produk terbaru AC yang memiliki teknologi berbeda dengan AC lainnya. Mengusung kelebihan ‘hemat energi’, berikut kelebihan yang dimiliki Polytron Neuva Ice yang bisa dipertimbangkan bagi Anda yang dalam waktu dekat ini ingin membeli AC:

Low Watt atau Energy Saving?

Banyaknya rumah dengan kapasitas daya terbatas di Indonesia menjadi salah satu kendala bagi konsumen saat mempertimbangkan akan memilih AC. Kondisi dimana tidak meratanya distribusi listrik dari PLN juga yang akhirnya membuat konsumen memilih AC low watt. Padahal, banyak orang sudah mengerti bahwa pendinginan AC low watt lebih lama dan kurang maksimal.

Padahal, jika konsumen menggunakan AC low watt justru pada akhirnya harus membayar biaya energi (kWh) yang lebih tinggi atau mahal meskipun watt dari AC rendah. Sedangkan energy saving memiliki tingkat efisiensi yang sangat tinggi dimana AC cepat dingin namun hanya membutuhkan waktu yang tidak lama.

Untuk yang satu ini juga didemokan oleh Polytron langsung di ruangan fastest cooling demo. Dua AC yang berbeda, salah satunya adalah Polytron Neuva Ice di-start pada suhu yang sama di ruangan tertutup dengan ukuran yang sama pula. Hasilnya, Polytron Neuva Ice lebih cepat dingin atau lebih cepat mengalami penurunan suhu dibanding produk AC yang bandingannya.

Albert Fleming, Product Manager Home Appliances Polytron

Selain itu, pengunjung pun bebas melihat komponen dan menyaksikan langsung demo starting AC pada kapasitas listrik 450 watt yang telah didesain di tempat acara. Terbukti saat dinyalakan, sekring listrik nggak lantas ‘njeglek’ mati dan saya bisa merasakan udara yang seketika sejuk saat berada di depan Polytron Neuva Ice tersebut.

Setelah puas dengan seluruh demo dan penjelasan tentang Polytron Neuva Ice, akhirnya secara resmi Polytron meluncurkan produk AC terbaru ini. Tak hanya itu, peserta yang hadir pun diberi doorprize beberapa produk elektronik dari Polytron. Salah satunya adalah Polytron Neuva Ice dengan kapasitas 0,5 PK. Dan, doorprize utama ini jatuh pada Mbak Kurnia Amelia, yang duduk di sebelah saya. Selamat yaa.