Menebarkan Kebaikan bersama Humanesia Dompet Dhuafa

Menebarkan Kebaikan bersama Humanesia Dompet Dhuafa

Salah satu hal yang sangat saya syukuri dari hamil Aqsa dulu yang terkesan ringkih sehingga tidak diperbolehkan dokter bepergian jauh adalah bisa membuat syukuran 4 bulanan yang sederhana bersama anak-anak yatim. Itu adalah momen kali pertama saya lihat, berinteraksi, dan ngaji bareng anak-anak yatim. Rasanya syahdu banget didoakan oleh mereka ketimbang harus melakukan acara 4 bulanan yang buang-buang uang percuma.

Baca Juga:   Cerita Program Hamil Ketiga: Akhirnya Garis Dua

Saya masih ingat, kala itu bulan puasa dan kami (saya dan suami) menyewa tempat untuk berbuka puasa bareng bersama para anak yatim. Acaranya sederhana, tapi masih berbekas pada saya sampai sekarang. Rasanya merinding pas mengingat ustaz yang membawa mereka ceramah dan menceritakan background anak-anak ini. Selain sedih dan haru, ada rasa terberkati juga dalam hati saya bisa berbuka puasa dan berbagi bahagia di momen 4 bulanan kehamilan.

Harapan saya saat itu adalah momen bersyukur di mana janin dalam rahim saya ditiupkan ruh, didoakan oleh puluhan anak yang insyaallah diijabah. Ketika itu pula, secara tidak langsung kami ingin memperkenalkan sama Aqsa konsep berbagi terhadap sesama, dalam hal ini adalah anak-anak yatim, sehingga suatu hari dia akan meneruskan kebaikan ini hingga keturunan-keturunannya pula.

Mimpi Membuat Berdaya Lansia, Mimpi Masa Depan yang Sangat Ingin Jadi Nyata

Saya selalu meyakini bahwa kebaikan itu bisa menular apabila diteruskan seperti halnya rantai tak terputus. Berkahnya tentu saja tak terhingga. Berkahnya dari yang sepertinya bantuan terlihat kecil hingga berdampak besar bagi suatu masyarakat. Begitulah hakikatnya kebaikan.

Oleh karena itu, ajarkan dan teruskan kebaikan sedini mungkin, apalagi pada generasi yang lebih muda. Itu pula yang saya ajarkan ke Aqsa. Kebaikan jangan sampai putus.

Salah satu impian menebar kebaikan saya adalah ingin membuat wadah untuk memberdayakan lansia. Berdasarkan pengalaman yang pernah saya alami, lansia yang sudah pensiun atau tidak produktif secara ekonomi biasanya mudah stres karena selain tidak lagi berpenghasilan aktif seperti dahulu juga merasa tidak berguna dan membebani keluarga. Mereka merasa nggak bisa berdaya lagi, baik itu untuk berkarya maupun menghasilkan materi. Padahal dari segi fisik dan otak masih sehat. Paling tidak, itu yang terjadi pada orang tua, khususnya ibu saya.

Oleh karena itu, saya punya mimpi besar memiliki wadah yang bisa memberdayakan para lansia agar mereka tetap produktif dan berdaya walaupun itu dimulai dengan sesuatu yang sederhana seperti pelatihan kecil-kecilan untuk membuat sesuatu seperti kerajinan tangan.

Mimpi besar ini masih saya simpan erat dan entah kapan bisa saya wujudkan. Sekarang, mimpi itu baru bisa saya langitkan lewat doa, semoga kelak saya bisa mewujudkan apa yang saya cita-citakan ini.

Humanesia, Menebar Kebaikan untuk Semua melalui Kampanye #IniTentangKita

Walaupun belum punya cukup dana dan dukungan untuk mewujudkan impian sendiri, tapi bagi saya kebaikan tetap tidak boleh ditunda dan berhenti. Tidak ada alasan hanya karena kurang dana atau dukungan lalu membuat kita menunda atau mengurungkan kebaikan.

Big no! No!

Kebaikan tetap harus berjalan walaupun harus memulainya dari kecil. Meskipun belum ada materi yang cukup, namun impian menyejahterakan dan memberdayakan para lansia tidak boleh berhenti sebagai rencana dan wacana. Itulah kenapa, penting banget untuk tahu di mana kita bisa memulai tunas kebaikan dari kecil. Untuk saya ya memulai untuk membantu para lansia agar bisa berdaya.

Beruntung banget kita tuh hidup di masa kini yang hampir segala keperluan dengan mudah terakomodasi, terutama untuk menyalurkan kebaikan. Salah satu pihak yang bisa mengakomodasi mimpi dan rencana yang membawa misi kebaikan itu adalah Dompet Dhuafa. Apalagi kini Dompet Dhuafa tengah gencar dengan program Humanesia-nya.

Baca Juga:   Berzakat Tanpa Rasa Takut dan Ragu

Humanesia dan Dompet Dhuafa yang mengusung tagline ¨Ini Tentang Kita¨ artinya mengajak kita semua untuk terlibat aktif dalam merawat kebaikan kolektif, lebih dekat, dan melekat. Semua pihak yang diajak mulai dari Dompet Dhuafa, relawan, donatur, penerima manfaat, jaringan kemitraan, dan semua orang dari berbagai latar belakang, status, pekerjaan, dan usia.

Tagline #IniTentangKita pun membawa pesan kebaikan dengan ragam perbedaan dalam satu persamaan. Melalui tagline ini, diharapkan dukungan kemanusiaan kita turut menguatkan satu sama lain. Tagline ini pula yang bertujuan untuk melibatkan semua pihak agar semakin aktif merawat kebaikan kolektif.

Tema ini akan disesuaikan dengan bahasa lokal masing- masing daerah cabang, agar bisa lebih dekat dan melekat ke stakeholder setempat. Hal inilah yang disampaikan oleh Maya Nuraini selaku Ketua Humanesia 2022 dalam talkshow sekaligus perkenalan Humanesia 2022.

Dedikasi kepedulian itu Dompet Dhuafa rangkum dalam momentum campaign Humanesia, agar optimis menyala yang membuka tahun 2023 ini. Guna mewujudkan hal tersebut, Humanesia pun menyasar keterlibatan masyarakat dari kalangan milenial dan gen Z.

Pada 2022 ini, Program Humanesia memiliki 4 hal yang jadi sorotan, antara lain:

1. Indonesia Siap Siaga

Source: Dompet Dhuafa

Program ini dikhususkan utamanya bagi mereka yang terkena bencana, apalagi akhir-akhir ini Indonesia sedang sering kali terkena bencana. Salah satu yang paling dekat atau baru saja terdampak adalah para masyarakat Cianjur dengan adanya gempa. Kini, selain ratusan nyawa tewas akibat gempa, ribuan orang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian karena kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Mereka bertahan sebagai penyintas kehidupan.

Source: Dompet Dhuafa

Selain itu, banyak fasilitas sosial dan masyarakat di sekitar mereka juga yang rusak akibat gempa. Membangun ulang semuanya juga tidaklah mudah dan murah. Oleh karena itu, uluran tangan banyak orang seperti kita sangat diperlukan. Walaupun kita tidak bisa turun langsung ke lapangan seperti halnya relawan, tetapi sumbangsih kita melalui sedekah dan sebagai donatur akan sangat berguna bagi mereka.

2. Kado Anak Yatim

Source: Dompet Dhuafa

Program ini bertujuan untuk memberikan kado berupa perlengkapan sekolah, pakaian taqwa ,dan sembako pada anak-anak yatim. Kado-kado ini akan didistribusikan untuk bahagiakan para yatim yang ada di berbagai daerah di Indonesia, termasuk juga anak-anak yatim di lokasi bencana seperti di Cianjur.

3.  Perempuan Tangguh

Menjadi wanita dengan peran ganda sungguh tak mudah. Lembutnya sosok perempuan dibalut dengan tangguhnya mengais pundi rupiah apalagi bagi mereka yang jadi tulang punggung keluarga merupakan tantangan yang sangat besar. Ada banyak perempuan yang harus rela keluar rumah dan berkorban banyak hal demi supaya asap dapur tetap mengepul. Oleh karena itu, dukungan kita bisa jadi pembangkit semangat mereka untuk tetap berdaya.

Source: Dompet Dhuafa

4. Wakaf untuk Ibu

Ibu adalah ladang pahala dan juga cinta seumur hidup. Jasanya nggak akan bisa dibayar oleh apapun itu. Namun, kita bisa menanam kebaikan yang diperuntukkan di kemudian hari untuk ladang amal seorang ibu. Kebaikan itu adalah dengan memberikan wakaf untuk ibu sebagai hadiah pahala abadi untuk ibu tercinta. Cantumkan nama beliau sebagai wakif atau wakaf yang diberikan. Wakaf terbaik untuk wanita terbaik dalam hidup kita.

Melihat program-program sorotan Humanesia ini, membuat saya kembali mengingat mimpi besar saya. Mungkin mimpi itu akan terwujud suatu saat nanti dengan mukjizat Allah, tapi saat ini kebaikan tak boleh tertunda karena tak ada dukungan dana. Dimulai dari sedikit dan yang sederhana, donasi kecil bisa diberikan melalui program Humanesia ini mengingat beberapa kegiatannya pun tak jauh beda dari apa mimpi saya.

Berbeda dengan target Ramadan, Tebar Hewan Kurban, maupun Wakaferse yang identik dengan penghimpunan bernilai rupiah, Humanesia memfokuskan pada awareness (kesadaran) masyarakat terhadap kemanusiaan sehingga menumbuhkan program-program berkesinambungan dalam perjuangan dedikasi yang ada. Meski begitu, sejumlah nominal baik berupa zakat, infak, sedekah, maupun wakaf, Dompet Dhuafa menargetkan sejumlah 50 miliar rupiah.

Program Humanesia ini akan dilaksanakan dari Desember 2022 – Januari 2023. So, buat kalian yang punya mimpi besar untuk menebar kebaikan, bisa dimulai dari langkah kecil bersama Humanesia. Insyaallah kebaikan yang kita tebar kelak akan tumbuh jadi lebih besar dan berguna bagi diri sendiri maupun orang lain.

 

14 Comments
Previous Post
Next Post